Catatan Mahasiswa Gila

Catatan Mahasiswa Gila Bagi hampir semua orang masa masa kuliah adalah fase yang penuh warna Buat Adhitya Mulya lebih dari itu tak terlupakan Bagaimana tidak Jadi mahasiswa itu bukan hanya penuh tawa tapi juga tak kurang

  • Title: Catatan Mahasiswa Gila
  • Author: Adhitya Mulya
  • ISBN: 9786029888300
  • Page: 360
  • Format: Paperback
  • Bagi hampir semua orang, masa masa kuliah adalah fase yang penuh warna Buat Adhitya Mulya, lebih dari itu, tak terlupakan Bagaimana tidak Jadi mahasiswa itu bukan hanya penuh tawa tapi juga tak kurang dengan derita penuh hal hal bodoh, bau domba, sampai sekapal dengan axe murderer Gila Setelah lama absen merilis buku, dalam buku catatan nya ini, Adhitya Mulya ingiBagi hampir semua orang, masa masa kuliah adalah fase yang penuh warna Buat Adhitya Mulya, lebih dari itu, tak terlupakan Bagaimana tidak Jadi mahasiswa itu bukan hanya penuh tawa tapi juga tak kurang dengan derita penuh hal hal bodoh, bau domba, sampai sekapal dengan axe murderer Gila Setelah lama absen merilis buku, dalam buku catatan nya ini, Adhitya Mulya ingin berbagi derita tentang nama yang disandangnya, caranya memahami wanita, dan hasil hasil penelitian ilmiahnya yang orang tidak pernah pikirkan sebelumnya.Seolah berkorelasi, seiring dengan menurunnya IP, pamor Adhit di dunia asmara pun tak kunjung menunjukkan tanda tanda pencerahan Terbukti, dengan motornya, dia sukses membuat Wiwin, Titin, dan Mimin menggelinding Banyak lagi cerita kesuksesan Adhitya lainnya yang mampu memancing tawa yang tidak biasa.

    Inflasi dan Jatuhnya Kekuasaan studi atas pelengseran Academia is a platform for academics to share research papers. Once Mekel bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Biografi Ketika duduk di bangku SMP menggantikan vokalis pada sebuah festival band, dan sejak itu ia mulai berkecimpung di dunia musik Setamat SMA, Once telah menjadi vokalis semiprofesional yang mendapat bayaran.Band nya pernah mengiringi penyanyi kondang seperti Ita Purnamasari. Tahun , Once diterima sebagai mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Contoh Soal dan Jawaban Akuntansi Membuat Jurnal Jul , Contoh Soal Akuntansi Membuat Jurnal dan Penyelesaiannya Banyaknya para sobat Shantycr yang request tentang soal dan penyelesaian tentang jurnal nih, maka hari ini aku mau posting contoh soal dan jawaban mengenai penjurnalan Semoga membantu yah, oya ini aku dapat dari kakak kelasku namanya ka Halima, untuk soal yang lain siapa tau sobat Shantycr juga butuh bisa dilihat kumpulan askep ASKEP LEUKEMIA Jan , Pengaruh globalisasi di segala bidang, perkembangan teknologi dan industri telah banyak membawa perubahan pada perilaku dan gaya hidup masyarakat serta situasi lingkungannya, misalnya perubahan pola konsumsi makan, berkurangnya aktivitas Pertolongan Allah Yusuf Mansur Manfaatkan sosial media, untuk menambah penghasilan dan percepatan rejeki Dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah tiap minggunya Anda tdk hny mndptkan tmbahan finansial, ttp jg ilmu agama dan tergabung dalam komunitas yg positif pastinya Segera bergabung di peluang bisnis yang dahsyat. Materi Pokok Hukum Perdata Adhy Djr Academia MATERI POKOK HUKUM PERDATA Oleh JANUARSE H DJAMI RIWU NIM Bagian Hukum Acara Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana Tahun MATERI POKOK HUKUM PERDATA Berikut saya akan bagikan materi kuliah hukum perdata, yang saya ringkas materinya dari buku karangan Prof Subketi. Irwan Prayitno bahasa Indonesia, ensiklopedia Prof Dr H.Irwan Prayitno, SPsi, MSc atau disapa Datuak IP lahir di Yogyakarta, Indonesia, Desember umur tahun adalah seorang akademisi pendidikan dan politisi Indonesia.Ia memulai jabatan sebagai Gubernur Sumatra Barat periode kedua pada Februari setelah kembali memenangkan pemilihan Gubernur Sumatra Barat.Sebelumnya, ia duduk di Dewan Perwakilan yadibarus SENYUM, SAPA DAN SALAM Saya juga punya s pak yadi baros, sama dengan Isnan Nugrah Lastiko, yaitu Senyum,Sapa,Salam,Sentuh dan Support S itu juga pernah saya posting di medianers dan S itu lebih cocok diterapkan di Rumah Sakit, Senyum pada pasien, Salam Ucapkan selamat pagi siang malam Sapa tanya keluhanya , Sentuh Raba dimana lokasi yang ia keluhkan Support berikan dorongan Sistem Pertukaran Kakitangan Bukan Guru Secara Online Apr , Permohonan pertukaran antara negeri kakitangan bukan guru Kementerian Pelajaran Malaysia bagi bulan julai adalah secara online melalui sistem E Tukar. Perkhidmatan Pelajaran Apa beza graduan perguruan IPTA SAYA mahasiswa Universiti Utara Malaysia UUM mewakili mahasiswa Sarjana Muda Pendidikan Institut Pengajian Tinggi Awam IPTA ingin memohon penjelasan mengenai beberapa aspek yang menjadi jurang perbezaan antara pelajar pendidikan IPTA dengan IPGM Institut Perguruan Malaysia yang lebih dikenali maktab perguruan.

    • Catatan Mahasiswa Gila ¦ Adhitya Mulya
      360 Adhitya Mulya
    • thumbnail Title: Catatan Mahasiswa Gila ¦ Adhitya Mulya
      Posted by:Adhitya Mulya
      Published :2019-01-24T09:17:13+00:00

    2 thoughts on “Catatan Mahasiswa Gila

    1. Adhitya Mulya Adit aspires to be a story teller.At early age, Adit learned and enjoyed story telling thru visual mediums like movies and drawings This, inspired little Adit to take up drawing as a child, and later photography in his teen years.As a young adult, Adit tries to expand his storytelling medium thru novels Jomblo 2003 is his first novel romantic comedies and was national best seller and later made into a movie by the same title 2006 He went on to write another rom com novel Gege Mengejar Cinta 2004.Adit uses novels as a medium to try new genres Travelers Tale 2007 was the amongst the first Indonesian fiction novels with traveling theme before becoming mainstream in Indonesia Mencoba Sukses 2012 was his effort to try on horror comedy which later found, not working very well.He released Sabtu Bersama Bapak 2014 , a family themed novel which again became national best seller, well received, and also made its way into motion picture 2016.His latest novel, Bajak Laut Purnama Terakhir 2016 is his effort in learning how to make a thriller history novel.Adit s passion towards storytelling branches out from drawing, photography to novel and move scripts, which amongst other are,Jomblo 2006 Testpack 2012 Sabtu Bersama Bapak 2016 Shy Shy cat 2016.

    2. buku pertama yg saya dapat dari event blind date with a book di IRF tadi xDsaya punya rencana nuker banyak buku hari ini+langsung baca semua. jadi pas hari minggu bisa di tukar lagi gitu. tapi kayaknya buku ini mau saya koleksi deh. bagus!jadi nyesel td salah jawab kuis. padahal lumayan dapet 1 buku mas Adhit gratis :'(***buku ini berisi catatan2 mas adhit selama kuliah yangs sebagian besar sudah di publikasikan di blognya. menarik. walaupun ada beberapa yg gak saya ngerti di bagian ttg cerita j [...]

    3. Ini adalah buku Adhitya Mulya (hampir salah nulis jadi Adhitya Dika, secara Adhitya Mulya dan Raditya Dika punya sedikit kemiripan nama, profesi, dan kalo ada binomial nomenclature di bawah species, maka keduanya bisa digolongkan dalam klasifikasi Homo Sapiens Humoris) yang pertama gue baca. Beberapa bab agak déjà vu karena langsung diambil kopi pasta dari blog-nya yang mana sudah tersubscribe dalam Google Reader gue. Misalnya di bab pertama yang bercerita tentang motor dan cewek-cewek Sipil t [...]

    4. Hari di mana gw membeli buku ini adalah hari di mana gw menghabiskan buku ini. Nggak lain dan nggak bukan adalah karena gw penasaran tentang bagaimana sih kehidupan Mas Adhit (jika boleh dipanggil begitu) di kampus. Well, gw yang sudah doyan baca buku doi dari jaman sekolah pun masih nggak tahu kalau doi ternyata lulusan Teknik Sipil ITB. Nah, cerita yang disajikan di buku ini tentu saja tentang lika-liku hidupnya di dunia perkuliahan.Banyak hal-hal yang dituangkan dalam buku ini. Yang paling gw [...]

    5. Membaca catatan mahasiswa seganteng Adhitya Mulya rasanya Seperti membaca kembali buku Kejar Jakarta (2005) dan Travelers Tale (2007). Nuansa komedi dramatis mulai terasa dari cover buku yang cukup konyol. Sepertinya mudah saja untuk menebak isi buku ini. Namun, jangan salah. Don't judge a book by its cover sangat berlaku untuk Catatan bapaknya Aldebaran dan Arzachel ini.Diambil dari catatan blog dalam rentang waktu 2002-2005 yang sebagian masih bisa dibaca kembali di situs aslinya, suamigila. W [...]

    6. Nemu buku ini geletakan di "mini-library" BPM Unpad dan tertarik untuk minjem sebentar. Maklum, satu dari sedikit buku yang nggak berbau politik atau geologi peninggalan senior tauk zaman kapan. Buku ini mulai dibaca lepas maghrib dan sekarang sudah selesai. Coba skripsi kek yang diselesaiin cepet kayak gitu. HAHAHA *ketawa getir.Ada satu yang kepikiran pada saat baca judulnya (dan semua buku semicurhat nasib mahasiswa lainnya yang juga menggunakan judul yang senada) : kenapa sih harus 'catatan [...]

    7. Yang asik itu penempatan ceritanya. Setelah tersentil karena Manda & Cepi langsung sakit perut ngetawain tokoh Dimsen yang lemot saat ketemu DS. Takjub dengan kenekatan Adythia (SENGAJA :p) dkk jualan domba, trus termotivasi dengan cerita tentang Hendar, ujungnya melongo dengan rambut shampoonya (lagi-lagi) Dimsen. Beneran ada nih tokoh Dimsen-nya?Kata-kata yang paling saya suka di buku ini; "Orang baik gak sepantesnya punya cerita yang buruk. Orang baik layak mendapat ending cerita yang bai [...]

    8. Membaca tulisan Adit seperti naik ke mesin waktu, membawa saya kembali ke masa-masa kuliah dulu. Masa kuliah yang penuh warna. Masa pedih saat dapat nilai 'rata kanan', saat duit dari ortu gak datang2, padahal life still has to be continuedSaat2 senang saat ketemu mantan pacar dan sekarang jadi ibunya anak2Saat2 bete karena ada temen yang kayaknya gak belajar, tapi bisa dapat nilai A, sementara saya yang udah sungsang-sumbel tetap dapat nilai E (Koq jadi curcol begini ya ? ;p)Pokoknya Adit TOP B [...]

    9. garing!!!!Sumpeh, garing abis. lawakannya absurd dan terlalu di paksain yah, aloupun ada satu-dua yang bisa membuat saya tersenyum.tapi, yang paling plus di buku ini ituh adalah nilai-nilai kemanusiaannya oleh sebab itu dan sebab sayang udah susah minjem, makanya saya terus baca ampe abis buku ini.okey, saya tidak merekomendasikan buku ini buat yang pengin ketawa, tapi saya rekomendasikan buat orang yang kepo.

    10. Buku non fiksi yang didasarkan dari blog penulis sendiri. Bercerita mengenai lika liku kuliahnya. Sebagai sesama anak teknik, ya aku bisa relate banget dan itu menyenangkan. Ngomongin praktikum, asdos, KP, TA, walau dia Teknik Sipil dan aku Teknik Kimia tapi masih nyambung lah. Susahnya dapatin nilai trus petuah petuah dia mengenai hidup. Issss aku cinta banget lah sama tulisan tulisan Adhitya Mulya ini!! Love love.

    11. buku ini sepertinya lebih mirip jurnal milik adhitya mulya untuk bisa bertahan dan akhirnya lulus dari teknis sipil IPB buku ini bisa memberikan motivasi bagi mereka yang masih kuliah, ataupun yang sudah melewati fase itu soal cara bertutur yang kocak, adit bisa membuat pembaca tertawa tanpa harus melabelinya "terlalu berlebihan"

    12. Although most parts of this book, I already read thru Adhit's blog, but it always been fun to read and read it again. It never bores you. Adhit in his "golden" ways successfully put that smile upon your face. Yep, the smile and the feeling of being human :D :DDon't miss the Seri Jurnal Penelitian Ilmiah ;))

    13. Sebuah catatan yg ringkas + bijak,, tidak hanya membuat kita tertawa ngikik2 diawal [ampe merah muka + merah mata + perut keram, heheh], namun jg membuat tersentuh dan terenyuh diakhirnya,, banyak pengalaman hidupnya yang dapat dipetik,, overall, kesan yg ku dpt, selalu bersyukur dgn apa yg telah kita miliki

    14. This is definitely s book that I can relate to. Kasih gambaran kehidupan kampus ITB jaman angkatan 90an. Dan ternyata gk jauh beda ama angkatan 2000an, walau memang banyak kultur baru yg muncul.Layaknya seorang Adhitya Mulya, buku ini kocak sekocak2nya. Saya sendiri suka banget dengan format penulisan beberapa ceritanya yang memakai format penulisan paper ilmiah lucu dan cerdas.

    15. Lucu, segar dan pas buat yang gak mau pusing-pusing. Beberapa cerita kurang lebih sama n pernah dialami rata-rata mahasiswa pada zaman itu (misal; harus belajar dari fotokopian catatan sendiri karena original nya sudah beredar di pinjam muter dan akhirnya hilang).

    16. sangat berbau keteknikan (red : mahasiswa teknik). lugas, ringan, and no hard feeling dalam membacanya. dalam beberapa chapter suggest terasa sangat verbal, jadi mungkin mengurangi sedkit kelucuan alamiah yang ditampilkan disini. :)

    17. Saya kangen membaca tulisan Adhitya Mulya.Setelah Jomblo saya rasa blom ada lagi novel 2 Adhit yang bisa bikin senyum2 membacanya.Yang ini pun bukan novel, hanya sedikit tulisan atas cerita atau catatan kuliahnya Adhit.Lumayan lah mengobati kerinduan saya pada tulisan Adhit.

    18. selalu suka sama karyanya Adhitya Mulya. Kadang garing sih ngebanyolnya, tapi masih bisa ngebuat ketawa, dan cerdas!

    19. Emang pantas dibilang gila Lucu abis bukunya,, dan banyak nilai positif yang patut ditiru selain kegilaannya :)

    20. Mirip gaya menulisnya Raditya Dika, tapi yang ini lebih jujur dan apa adanya. Karena bacanya setelah buku Sabtu Bersama Bapak, buku ini jelas bukan yang terbaiknya Adhitya Mulya.

    21. Sebenernya tidak ada yang salah dengan cerita di dalamnya, lucu & menghibur. Masalahnya adalah, saya sudah menjadi pembaca setia blog penulis, & tidak tahu bahwa buku ini adalah catatan-catatan di blog yang dibukukan. Ketika ada info kang Adhit menerbitkan buku CMG waktu itu tanpa pikir panjang langsung beli. Akhirnya kecewa ya karena mungkin 90% lebih tulisan di dalam buku ini sudah pernah saya baca, dari blog penulis.

    22. Sebetulnya udah rada telat buat baca ini karena sudah bukan mahasiswa lagi, tapi nggak papa juga baru baca sekarang karena bisa mengingat dan merasakan lagi masa-masa bahagia di kampus gajah yang sudah saya tinggalkan beberapa bulan.Di setiap bab nya selalu ada yang bisa bikin ketawa ngakak atau paling nggak senyum, dan bahkan tersentuh di beberapa bagiannya. Mas Adhitya Mulya -sudah benar lho ngetik namanya ini- membawakan cerita-ceritanya ala mahasiswa teknik, dengan bahasa teknik, bahkan ada [...]

    23. 3,5 sih sebenernya. terlalu bagus untuk 3 (yang mana rate 3 adalah rate saya untuk buku estede alias standar) dan kebagusan kalo 4 (karna palingan beberapa bulan saya akan lupa sama ceritanya).buku yang baru saya beli hari gini ini menawarkan kisah lengkap dari yang lucu bianget, garing, memotivasi, sampe mengharukan. baca buku ini membuat saya kembali bertanya-tanya, memori dan pengalaman menyenangkan macam apa yang akan saya dapet kalo saya kuliah di kampus normal, bukan di kampus plat merah y [...]

    24. jadi gini, pas jalan2 digramed nyari buku pjp eh ngliat buku ini uda ngga ada segelnya lagi atas dasar mental gratisan langsung aje nih gue baca, ngga perlu waktu lama untuk suka ama buku ini, pas mau bungkus rupanya stok abis pfft, karena uda kebelet, ya udah buku yang uda ga bersegel itu gue bawa pulang (untung ga ketangkep satpam) :) , mungkin dengan sekelumit cerita itu elu bisa ngebayangin gimana menariknya buku ini muehehehe

    25. Tulisan Adhitya Mulya entah bagaimana pun absurdnya selalu berhasil membuat pembaca tertawa. Apalagi jika pembacanya adalah seorang anak teknik, yang notabene, yah mungkin, akan lebih mengerti tulisannya yang banyak dihiasi analogi ketekniksipilan. Bagi yang mengikuti blog-nya secara rutin mungkin akan bosan, karena buku ini adalah buku kumpulan tulisan di blog dalam rentang tahun tertentu. Namun rasanya tetap tidak rugi untuk memilikinya.

    26. First book on December. Satu lagi buku tipis yang dijadiin tambahan buat menuhin target baca. Lumayan bikin tersenyum sih, walopun ga sampai ngakak terpingkal-pingkal apalagi gegulingan di ubin. Cerita nyari majalah Popular ngingetin sama sesepuh di sini yang nggak nyari tapi malah ditawarin EA di pasar buku bekas.

    27. Ini adalah buku adhitya mulya yang pertama gue baca, humornya (walau masih kalah 3 level di bawah Raditya dika) namun masih bisa bikin kita tersenyum2 sendiri. Ada rencana membeli buku2 Adhitya mulya yang lain :)

    28. Selalu suka dengan buku-bukunya Kang Adhit. Segar, kocak, bahasanya mengalir, dan nggak pernah membosankan.Adhitya Mulya

    29. Satu-satunya buku Adhitya Mulya yang saya bacanya 'begitu-begitu-saja'. Apa mungkin karena diangkat dari blog dan saya sudah pernah membacanya? Hmm?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *